MP3 (MPEG-1 Audio Layer III)
MP3 adalah format audio lossy yang paling banyak diadopsi, merevolusi industri musik dengan memungkinkan kompresi audio 10:1 sambil mempertahankan kualitas yang dapat diterima. Hampir setiap perangkat, pemutar, dan browser mendukung pemutaran MP3.
Tipe MIME
application/x-tex
Tipe
Teks
Kompresi
Lossless
Kelebihan
- + Unmatched quality for mathematical equations and scientific notation
- + Automatic numbering of sections, figures, equations, and references
- + Version-control friendly — plain text diffs work perfectly
- + Massive package ecosystem (CTAN) for specialized needs
Kekurangan
- − Steep learning curve for non-technical users
- − Compilation step required before viewing output
- − Collaborative editing is harder than with DOCX or Google Docs
Kapan Menggunakan .TEX
Gunakan MP3 untuk kompatibilitas audio universal; untuk kualitas lebih baik pada bitrate lebih rendah, pertimbangkan AAC atau Opus.
Detail Teknis
MP3 menggunakan model psikoakustik untuk membuang frekuensi di bawah ambang pendengaran dan menutupi sinyal. Audio dibagi menjadi sub-band, ditransformasi melalui MDCT, dikuantisasi, dan dikodekan Huffman. Bitrate berkisar dari 32 kbps hingga 320 kbps.
Riwayat
Fraunhofer Society dan Universitas Erlangen mengembangkan MP3 pada akhir 1980-an. Standar ini dipublikasikan pada tahun 1993 sebagai bagian dari MPEG-1. Paten terakhir berakhir pada tahun 2017, menjadikan MP3 efektif tanpa royalti.